Fatwa Tentang Jum’iyyah dan Yayasan

Memperjelas masalah Jumi’iyyah, berikut fatwa Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-’Abbad dan Asy-Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhali hafizhahumallah . Semoga bisa memberikan bimbingan kepada Salafiyyin di negeri ini tentang masalah Jumi’iyyah dan Yayasan.

Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-’Abbad hafizhahullah

Pada 23 Dzulaqa’dah 1432 H kemarin, ditanya sebagai berikut :

Pertanyaan :

Apakah boleh mendirikan Jum’iyyah (Lembaga Sosial) dengan tujuan (menegakkan) dakwah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah berdasarkan pemahaman Salafush Shalih. Jum’iyyah tersebut memiliki pimpinan /ketua dan anggota. Sementara kenyataan yang ada bahwa Ahlus Sunnah tidak diperbolehkan mengadakan durus dan muhadharat di masjid-masjid, kecuali bagi siapa yang mau mencocoki hawa nafsu mereka (yakni para musuh sunnah).

Jawab :

Apabila di suatu negeri terdapat Jum’iyyat (Lembaga-lembaga Sosial) yang menyelisihi Sunnah, lalu Ahlus Sunnah hendak mendirikan Jum’iyyah yang dengan sebabnya memberikan pengaruh kepada umat manusia, dan mereka menegakkan Dakwah ke Jalan (agama) Allah ‘Azza wa Jalla, maka yang demikian adalah perkara yang dituntut, tidak mengapa, ini hal yang bagus. Jangan beri kesempatan orang-orang yang jauh dari sunnah bergembira dan senang, namun Ahlus Sunnah memberi peringatan umat manusia (dari bahaya mereka).

Maka Ahlus Sunnah apabila memilki lembaga, jika memang di negeri tersebut banyak lembaga-lembaga tidak selamat, di dalamnya ada orang-orang yang dekat dengan kebenaran adapula yang jauh dari kebenaran, dan Ahlus Sunnah ingin memilikijum’iyyah untuk (tujuan) berdakwah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah serta berjalan di atas paham salaful ummah, maka yang demikian merupakan perkara yang dituntut.

Dengar rekaman suaranya di sini. !

Teks aslinya :

السؤال :

هل يجوز تأسيس جمعية هدفها الدعوة إلى الكتاب والسنة على فهم السلف الصالح، هذه الجمعية لها رئيس وأعضاء مع العلم بأنه لا يسمح لأهل السنة إقامة الدروس والمحاضرات في المساجد إلا لمن يوافق أهواءهم

الجواب:

إذا كان بلد فيه جمعيات مخالفة للسنة وأراد أهل السنة أن يكونوا جمعية يعني يقومون بسببها بالنفوذ إلى الناس وأنهم يقومون بالدعوة إلى الله عز وجل فإن هذا شيء مطلوب لا بأس هذا شيء طيب ، يعني يترك المجال للبعيدين عن السنة يعني يسرحون ويمرحون وينذرون الناس يعني أهل السنة كونهم يكونون لهم جماعة مادام البلد فيه جماعات يعني غير سليمة وفيها القريب من الحق والبعيد عنه وأولئك يريدون أن يكونوا جمعية للدعوة إلى الكتاب والسنة والسير على ماكان عليه سلف الامة هذا أمر مطلوب.

Asy-Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah

Rekaman bisa didengar di sini

“Semoga Allah memberi kebaikan kepadamu, ada penanya dari Amerika berkata: Apakah termasuk manhaj salaf mendirikan Jum’iyyat (Lembaga-Lembaga Sosial/Yayasan)?”

Beliau menjawab:

“Jum’iyyat di negeri-negeri Islam, boleh didirikan jika mendatangkan maslahat dunia dan Agama, namun harus dengan syarat-syarat yang dibolehkan islam, dan bukan maksud dari Jum’iyyat adanya tujuan-tujuan yang buruk yang memudaratkan Islam dan kaum muslimin. Seperti yang dilakukan oleh kaum khawarij, mereka menjadikan Jum’iyyat untuk mengumpulkan harta dan menjadikannya sebagai sarana untuk membunuh kaum muslimin dan muslimat, merusak berbagai kepentingan, dan keluar dari ketaatan pada penguasa.

Maka jum’iyyat itu sah, namun dilihat pada tujuannya, jika tujuannya baik dan yang mengurusinya jika orang-orang yang baik, …. , [1] memiliki niat yang baik, maka ini merupakan amalan yang baik dan amalan yang shahih. Namun jika tujuannya buruk, dan yang mengurusnya dari kalangan para pengacau dan yang menyelisihi Aqidah islam dan muslimin maka tidak ada kebaikan padajum’iyyat tersebut dan tidak ada kebaikan pada para pengurusnya.”

Teks aslinya :

أحسن الله إليكم، سائل من أمريكا يقول :

هل من منهج أهل السلف تأسيس الجمعيات ؟

الجواب:

الشيخ زيد بن هادي المدخلي:

الجمعيات في الدولة المسلمة، يجوز تأسيسها للمصالح، الدينية والدنيوية؛ ولكن يجب أن تكون منضبط بشروط يقرها الإسلام، ولا يكون الغرض من الجمعيات أهداف سيئة فتصبح على الإسلام والمسلمين

كمثل ما فعل الخوارج جعلوا الجمعيات وجعلوا الأموال وأستعانوا بها على قتل المسلمين والمسلمات وتخريب المنشأت وشق عصى الطاعة .

فالجمعيات يصح ولكن ينظر إلى أهدافها، فإن كانت أهدافها صالحة ومن قاموا بها صالحين … نواي حسن، فهذا عمل مبرور وعمل صحيح

وإن كانت أهداف سيئة ومن قاموا عليها من أهل الشغب وأهل مخالفة لمن عقيدة الإسلام والمسلمين فلا خير فيها و لا خير فيهم، نعم .

________________________________________

[1] Pada bagian ini suara kurang jelas.


Sumber : http://dammajhabibah.wordpress.com/2012/01/02/fatwa-tentang-jumiyyah-dan-yayasan/#more-1024


Posted on Februari 23, 2012, in Aqidah, Tanya Jawab, Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: