Haid Tidak Teratur !?

Tanya :
Saya seorang wanita yang tidak pernah mengalami istihadhah. Setelah menikah, haid saya kurang teratur. Pada haid kali ini, saya mengalami haid hingga sepuluh hari yang tidak teratur keluar darah haidnya. Misalnya subuh suci, tetapi waktu dhuha haid, sampai berulang lagi. Apa yang harus saya lakukan?
+6281327xxxxxx

Jawab :
Itu adalah haid yang terputus-putus. Selama tidak ada lendir putih (tanda suci) yang keluar saat darah berhenti, maka itu adalah haid, kecuali jika darah berhenti lebih dari 24 jam menurut pendapat Ibnu Qudamah dan Ibnu ‘Utsaimin. Wallahua’lam.

oleh : Ustadz Muhammad Sarbini

Faidah diambil dari Majalah Asy-Syariah edisi 78 hal 44
[Dipublikasikan di Ma’had Ibnu Taimiyyah]

Posted on Februari 8, 2012, in Fiqih, Uncategorized, Wanita. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: